Home / Buletin Militer / BANTU BEROBAT, MASYARAKAT SERAHKAN SENPI KE TNI

BANTU BEROBAT, MASYARAKAT SERAHKAN SENPI KE TNI

NUNUKAN. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia Yonif 611/ Awang Long kembali mengamankan 1 pucuk senjata rakitan jenis penabur secara sukarela milik masyarakat atas nama Mampetua Sitorus (38), seorang petani kelapa sawit di RT.15 Desa Tabur Lestari Kecamatan Seimenggaris di Pos Sei Manggaris lama, Jum’at (24/3/2017)

Komandan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif 611 Awang Long Mayor Inf.Sigid Hengky Purwanto menjelaskan bahwa pada hari Rabu tanggal 22 Maret 2017 pukul 14.00 wita, ada masyarakat yang meminta bantuan kepada Pos Sei Manggaris lama untuk mengobati anaknya yang sedang sakit mutaber, dikarenakan anaknya tidak bisa dibawa ke pos akhirya anggota pos Tamtama Kesehatan Praka Budiono dan Pratu Darwis menuju  kerumah Mampetua Sitorus .

Selesai mengobati anaknya Pratu Darwis minta ijin kepada pemilik rumah untuk ke kamar mandi dan saat keluar dari kamar mandi yang bersangkutan melihat sepucuk senjata rakitan di bawah meja makan,.anggota langsung menanyakan kepada Mampetua Sitorus di gunakan untuk apa senjata tersebut, namun pemilik rumah menyangkal senjata tersebut bukan miliknya, jelasnya.

“Prajurit kami merasa heran dengan keberadaan senjata tersebut. Setelah sampai di pos, Praka Budiono dan Pratu Darwis melaporkan kejadian itu ke Komandan Pos,” ucapnya.

Selanjutnya, pada hari Kamis 23 Maret 2017 pukul 19.00 Wita, Komandan Pos memerintahkan anggotanya yang  dipimpin Serda Aris untuk bersilaturahmi ke rumah Mampetua Sitorus sekaligus menanyakan keadaan kesehatan anaknya.

“Selain itu, untuk mencari informasi tentang kepemilikan senjata tersebut dan memberikan pemahaman bahwa memiliki senjata rakitan itu di larang Undang-Undang. Setelah terjadi dialog dirumah Mampetua Sitorus, Serda Aris dipanggil oleh yang Mempetua Sitorus ke ruang dapur dan berbicara empat mata,” jelasnya.

Setelah diberikan pengertian oleh Serda Aris, kata dia, Mampetua Sitorus mulai terbuka dan mengakui kalau senjata api itu miliknya.

“Kemudian, dia mau menyerahkan senjata tersebut, dengan maksud mengucapkan terima kasih kepada anggota pos karena sudah membantu mengobati anaknya sampai sembuh dan dengan syarat tidak diproses hukum,” jelasnya.

Setelah itu, lanjut dia, Serda Aris menyampaikan kepada Komandan Pos melalui telpon. Lalu, Komandan Pos memerintahkan anggotanya kembali ke pos. Pada Jumat tanggal 24 Maret 2017, senjata tersebut akhirnya diserahkan ke prajurit.

“Saat ini senjata sudah diamankan di gudang senjata Pos Seimenggaris Lama. Prajurit kami tetap semangat melaksanakan bimbingan teritorial dan penggalangan dengan baik kepada masyarakat dengan cara membantu kesulitan warga,” pungkasnya.

Diketahui, sejak bertugas dari Januari hingga Maret, Satgas Yonif 611/Awang Long telah mengamankan 6 senjata rakitan dari masyarakat. Pos yang menerima senjata rakitan dari masyarakat yaitu Pos Sei.Kaca, Pos Tembalang, Pos Salang, Pos Aji Kuning, Pos Kandungan dan Pos Seimenggaris Lama. (Satgas Yonif 611/Awang Long).

%d blogger menyukai ini: