Home / Buletin Militer / Kodim 0911 Nunukan Kumpulkan Senpi Rakitan

Kodim 0911 Nunukan Kumpulkan Senpi Rakitan

NUNUKAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0911 Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) mengumpulkan senjata api rakitan. Ada 12 senjata laras panjang dan sebuah senjata laras pendek dari masyarakat perbatasan. Ada juga sebuah pistol standar TNI berjenis FN 45 dengan peluru kaliber 9 mm buatan Belgia dari salah satu masyarakat perbatasan. “Pistol canggih standar TNI ini merupakan warisan turun-temurun saat konfrontasi fisik dulu. Jadi peninggalan keluarga,”ujar Dandim 0911 Nunukan Letkol. Kav. Valian Wicaksono, Jumat (02/09/2016).

Kontur pistol yang biasa digunakan TNI dan aparat keamanan tersebut sudah terlihat berkarat dan berusia tua. Namun jika jatuh ke tangan orang yang salah, senjata pendek tersebut akan menjadi sangat mematikan dengan sedikit sentuhan perbaikan. “Ini tinggal direparasi sedikit, akan sangat berbahaya. jenisnya sama dengan milik kami,” lanjutnya.

Belasan senjata tersebut merupakan hasil sosialisasi TNI menumbuhkan kesadaran masyarakat perbatasan. Termasuk upaya meminimalisir anarkisme sebagai upaya edukasi dan mengenalkan jeratan undang-undang darurat Nomor 12 Tahun 1951 yang mengatur adanya hukuman maksimal 20 tahun penjara, seumur hidup sampai hukuman mati bagi pemilik senjata api yang tak dilengkapi legalitas dan fungsi yang jelas.

Belasan senjata rakitan dan pistol canggih tersebut mulai dikumpulkan Kodim sejak 29 Juli 2016 lalu. Sedangkan rincian yang terkumpul adalah dari 5 wilayah Koramil. Dari Koramil 01 Nunukan sebanyak 4 pucuk, wilayah Koramil 02 Sebatik 1 pucuk, Koramil 03 Sebuku 3 pucuk, Koramil 04 Sembakung 2 pucuk, Koramil 05 Lumbis 2 pucuk dan ada hasil pendekatan anggota unit intel Kodim 1 pucuk.

“Ini nanti kami serahkan ke Kodam untuk dimusnahkan,” kata Valian. Sementara itu Kodim masih terus melakukan penelusuran asal muasal senjata api rakitan yang disinyalir banyak dimiliki masyarakat perbatasan. Meski pada dasarnya masyarakat menggunakan senjata tersebut untuk berjaga jaga dari serangan binatang buas saat ke kebun ataupun digunakan berburu. Bagaimanapun kepemilikan senjata tanpa kelengkapan izin tetap melanggar hukum. “Kita himbau siapa yang punya atau yang mengetahui orang yang menyimpan senjata api tanpa surat surat resmi, tolong kasih tahu kami,” tutupnya.

%d blogger menyukai ini: