Home / Buletin Militer / PEDULI KORBAN KEBAKARAN, TNI GELAR KARYA BAKTI DI KELURAHAN API-API

PEDULI KORBAN KEBAKARAN, TNI GELAR KARYA BAKTI DI KELURAHAN API-API

BONTANG.    Kodim 0908/Bontang Korem 091/ASN kembali melaksanakan Karya Bhakti terhadap korban kebakaran di RT 06 Kelurahan Api-Api. Kebakaran tersebut terjadi pada Rabu dini hari pukul 02.00 Wita, Minggu, (22/10/2017).

Musibah kebakaran ini hanya menghanguskan 1 buah rumah milik Baharuddin berkat kesigapan Pemadam Kebakaran dan warga saat kejadian.

“Setelah kejadian musibah kebakaran, Dandim langsung melakukan koordinasi internal di satuan TNI yang ada di Kota Bontang pada pagi harinya (Rabu), lalu dilanjutkan dengan koordinasi dengan pihak pemerintah dalam hal ini Camat Bontang Utara dan Lurah Api-Api hari Kamisnya. Dan diputuskan melaksanakan karya Bakti pada hari Jumat,” ucap Musanif.

Musanif mengatakan, karya bakti ini merupakan kegiatan yang ditujukan untuk membantu kesulitan rakyat dimana TNI sebagai penggagas, pemerintah dan komponen masyarakat untuk saling bergotong-royong dalam menyelesaikan kesulitan rakyat baik yang terkena bencana maupun yang membutuhkan bantuan.

Kegiatan karya bakti ini yang dihadiri oleh Kasdim 0908 Bontang Mayor Inf Musanif, Camat Bontang Utara Zemmy Hasz dan Lurah Api-Api Andiga Mufti.

Dalam karya bakti ini melibatkan beberapa personel diantaranya Kodim Bontang, Denarhanud 002, Subdenpom VI/1-2, Kecamatan Bontang Utara, Kelurahan Api-Api, Tagana, Dinas Lingkungan Hidup dan Warga sekitar.

“Saya bersyukur sekali dengan aksi tanggap dari pihak TNI, saya merasa terbantu dengan karya bakti ini. Saya baru dikabari pada hari Kamis kemarin kalau TNI mau melaksanakan kegiatan ini, padahal kejadian kebakaran rumah saya Rabu dini hari,” terang Baharuddin, sang pemilik rumah.

Sedangkan Mashudi, Ketua RT 06, mengungkapkan bahwa ia dikabari oleh Babinsa kelurahan Api-Api pada hari Kamis sore dan rencananya ada personel TNI akan datang untuk karya bakti pada hari Jumat. “Alhamdulillah kerjasamanya bagus, langsung terlihat action dari pihak TNI, pemerintah dan warga sekitar. Termasuk aksi pemadam kebakaran kemarin yang juga sangat cepat sehingga hanya satu rumah saja yang terbakar, tidak sampai menyebar ke rumah sekitarnya,” terang Mashudi.

Mashudi memberikan masukan kepada pemerintah agar di kawasan yang padat penduduknya dan susah akses jalannya disediakan alat pemadam manual seperti Apar di setiap RT Kota Bontang untuk menghindari terjadinya kebakaran yang lebih besar.

“Yang paling penting adalah pencegahan kebakaran saat pertama kali api muncul. Seperti pengalaman kejadian kemarin, api di lantai dua tidak sempat dipadamkan karena tiga kali bawa air di ember, api sudah membesar. Kalau dengan apar kemungkinan api bisa teratasi sebelum membesar,” ucapnya.

Sementara itu Lurah Api-Api, Andiga Mufti, juga mengungkapkan apresiasinya kepada TNI karena kepedulian membantu meringankan beban korban kebakaran memperbaiki rumahnya.

Mengenai material, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar dapat mengajukan permohonan bantuan sosial dana tak terduga.

“Alhamdulillah dalam musibah ini banyak yang support, sebelumnya dinas sosial telah memberikan sembako, pakaian dewasa, pakaian sekolah, dan perlengkapan balita. Jumat siang ini, TNI membantu membersihkan dan membangun rumah korban,” ujar Andiga.

Mengenai permintaan apar di setiap RT, ia mengungkapkan akan mengakomodir permintaan tersebut agar dimasukkan ke dalam anggaran, terutama bagi wilayah yang memang benar-benar membutuhkan. Andiga juga berpesan kepada warganya agar selalu lebih waspada memperhatikan instalasi listrik dan kompor.

  (Kodim 0908/Bontang).

 

%d blogger menyukai ini: