Home / Buletin Militer / KOREM 091/ASN GELAR PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR

KOREM 091/ASN GELAR PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR

SAMARINDA. Penyakit jantung atau dalam istilah medis disebut penyakit jantung koroner adalah kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah utama yang menyuplai darah ke jantung (pembuluh darah koroner) mengalami kerusakan. Tumpukan kolesterol pada pembuluh darah serta proses peradangan diduga menjadi penyebab penyakit ini.

Ketika terjadi penumpukan kolesterol (plak), pembuluh darah koroner akan menyempit sehingga aliran darah dan suplai oksigen menuju jantung pun akan terhambat. Kurangnya aliran darah ini akan menyebabkan rasa nyeri pada dada (angina) dan sesak napas, hingga suatu saat terjadi hambatan total pada aliran darah menuju jantung atau yang disebut juga dengan serangan jantung.

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian karena itu, pengetahuan tentang bantuan hidup dasar bagi pasien serangan jantung sangat penting, terutama bagi mereka yang berprofesi sebagai TNI, sehingga harus memiliki kemampuan untuk memberikan pertolongan pertama kepada pasien serangan jantung.

“Kematian akibat serangan jantung sejatinya bisa dicegah dengan melakukan bantuan hidup dasar seperti cardiopulmonary resuscitation (CPR).  Sayangnya kesempatan untuk melakukan itu hilang karena minimnya pengetahuan prajurit. Hal ini diungkapkan Dokter PPK1 Tenggarong dr. Prihatini Ismonita Pasca Secioria pada saat mensosialisasikan pelatihan bantuan hidup dasar di aula Kodim 0901/Samarinda Jl. Gajah Mada Samarinda, Jum’at (27/10/2017).

Dalam sambutan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan S.Sos yang dibacakan Dandenkesyah Samarinda Letkol Ckm Tony Iskandar mengatakan bahwa “tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah kematian akibat henti jantung mendadak melalui pertolongan pertama pada gawat darurat. Dengan kegiatan pelatihan Bantuan Hidup dasar saya berharap, personel Korem 091/ ASN mampu melakukan pertolongan secara mandiri dan kemudian mampu menjadi sumber informasi bagi masyarakat secara luas”, katanya.

Danrem juga menghimbau agar personel yang telah di tunjuk dalam pelatihan Bantuan Hidup Dasar pada pagi hari ini bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan. Tidak hanya menjadikan kegiatan ini sebagai formalitas, namun menumbuhkan kesadaran pentingnya pengetahuan dasar pada kejadian Henti Jantung dan penatalaksanaannya.

“Berkenaan dengan penyeleggaraan kegiatan ini, sebagai Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma dan pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya Pelatihan ini”, ujarnya.

Kegiatan ini juga diadakan pratek penanganan pasien yang terserang penyakit jantung. Ini dapat dilakukan dengan cara membebaskan jalan nafas dari segala hambatan, setelah itu baru dilakukan pijat jantung.

(Penrem 091/ASN).

%d blogger menyukai ini: