Home / Buletin Militer / PANGDAM SIAP AMANKAN KUNJUNGAN PRESIDEN

PANGDAM SIAP AMANKAN KUNJUNGAN PRESIDEN

SAMARINDA. Pangdam VI/Mulawarman (Mlw) Mayjen TNI  Sonhadji, S.I.P., MM, dan Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan S.Sos menghadiri rapat kordinasi dalam rangka persiapan acara Ground Breaking (Peletakan Batu Pertama) Refinery Development Master plan Program  Refinery Unit V di Kota Balikpapan  oleh Presiden RI, di pimpin Gubernur Kaltim  bertempat di Ruang Serba Guna Ruhui Rahayu lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim Jl. Gajah Mada Kel. Kampung Jawa Kec. Samarinda Ulu, Jum’at (5/1/2018).

Gubernur Kaltim H. Awang Faroek Ishak mengatakan rapat ini diselenggarakan guna mempersiapkan acara Ground Breaking (Peletakan Batu Pertama) Refinery Development Masterplan Program Refinery Unit V Kota Balikpapan oleh Presiden RI serta meningkatkan kerjasama antara Pihak Pertamina, Dinas Ketenagakerjaan dan Pemprov Kaltim karena  proyek pembangunan Kilang Minyak di Kota Balikpapan merupakan proyek strategis Nasional dan tentunya menjadi tugas kita semua untuk mensukseskannya.

Gubernur menjelaskan “Kilang minyak yang akan diresmikan pembangunannya oleh Presiden RI Jokowi berkapasitas 260 barel perhari. Pembangunan kilang harus transparan dalam penerimaan pekerjanya. Terutama memprioritaskan warga Kalimantan Timur dengan memiliki KTP Kaltim, tentunya hal ini harus disepakati oleh semua pihak karena kita belajar dari pengalaman yang sudah-sudah terkait pembangunan proyek-proyek Pertamina tidak pernah melibatkan Pemprov. Kaltim dan Dinas Ketenagakerjaan”.

“Sebelumnya, saya sudah mengusulkan kepada bapak Presiden agar kesempatan kerja diberikan kepada rakyat Kaltim dan bapak Jokowi menyambut baik usulan tersebut. Proyek besar ini memerlukan 20 ribu hingga 30 ribu tenaga kerja, tetapi tenaga kerjanya haruslah dilatih terlebih dahulu, sehingga berkualitas sesuai bidang masing-masing”,ujarnya.

Pangdam VI/Mlw Mayjen Mayjen TNI  Sonhadji, S.I.P., MM, menyampaikan “Kodam VI/Mlw sangat mendukung dan siap mensuport dalam menyiapkan wadah Pelatihan Bintalsik para Karyawan Pertamina, apabila diperlukan dalam pelatihan karyawan guna menunjang tugas pertamina kedepan”.

“Untuk sasaran Pengamanan tentunya kita akan mengeluarkan perintah Operasi kepada satuan pengamanan untuk menyiapkan pasukan, kendaraan dan kelengkapan lainnya. Apabila sudah ada konfirmasi secara resmi dari protokoler Presiden”, tambah Pangdam.

Adapun  objek-objek pengamanan kita akan tempatkan anggota di daerah atau tempat -tempat yang dianggap rawan sehingga dibutuhkannya deteksi dini dan cegah dini guna kelancaran tugas pokok pengamanan. Kita juga akan berkoordinasi dengan aparat Kepolisian dan instansi terkait lainnya guna mendukung kelancaran tugas di lapangan.

Rapat koordinasi ini dihadiri perwakilan Kementerian Perekonomian, Kementerian Tenaga kerja, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Yahya Nouval S.Ik, PT. Pertamina, Pemprov Kaltim, Walikota Balikpapan, Walikota Bontang Neni Moerniareni, Walikota Samarinda, Bupati PPU .Yusriansyah Sarkawi, Bupati Mahulu Drs.Y Juan Jenau, Wakil Bupati Kubar Edianto Arkan, (Dir. Proyek Pengolahan Minyak Pertamina Ardi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Kaltim maupun kabupaten/kota, Balai Latihan Kerja (BLK), Politeknik Kaltim,