Home / Buletin Militer / PRAJURIT DAN APARATUR SIPIL NEGARA KOREM 091/ASN, UPACARA MEMPERINGATI HUT KE 61 PROV KALTIM

PRAJURIT DAN APARATUR SIPIL NEGARA KOREM 091/ASN, UPACARA MEMPERINGATI HUT KE 61 PROV KALTIM

SAMARINDA. Ratusan prajurit dan Aparatur Sipil Negara Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) mengikuti upacara memperingati HUT Ke 61 Prov Kaltim yang dihadiri Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji, S.Ip,MM dan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan. S.Sos, di lapangan Stadion Madya  Sempaja Kota Samarinda Selasa (9/1/2018).

Dengan jumlah pasukan upacara 1.136 orang personil terdiri dari 1 SSK gabungan Korem, Balak Aju, 1 SSK Yonif 611/Awl, 1 SSK gabungan Polresta dan Brimob, 1 SSK gabungan Satpol PP dan Dishub,  2 SSK gabungan anak sekolah dan 1 SST korsik Pemprov Kaltim.

Amanat Gubernur Kaltim Prof.Dr.H.Awang Faroek Ishak MM,M.Si menyampaiakan “Peringatan HUT ke-61 ini adalah momentum yang sangat penting bagi kita untuk introspeksi dan perencanaan ke depan yang lebih baik, karena Tahun 2017 yang baru saja kita lewati merupakan tahun keempat pembangunan Kaltim 2013-2018 yang harus kita hadapi dengan kerja nyata dan songsong dengan optimimisme tinggi untuk mencapai masyarakat Kaltim yang maju dan sejahtera”.

HUT ke 61- Prov Kaltim bertema “Dengan Semangat Indonesia Kerja Bersama Kita Wujudkan Kaltim Sejahtera”.

Pemerintah Provinsi Kaltim beserta TNI/Polri dan seluruh masyarakat Kalimantan Timur harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia khususnya di Kaltim dan sebagai agen perekat Kebhinekaan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila.

Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. di Kalimantan Timur. Pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan desa dan masyarakat.

Gubernur menekankan, “Hindari dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu SARA tetap jaga kerukunan dan kedamaian demi terlaksana pemilihan kepala daerah yang tertib, aman dan lancar. Mari gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya demi kepemimpinan daerah lima tahun ke depan dan mari sukseskan pemilihan kepala daerah dengan demokrasi yang santun dan terbebas dari money politik”, tutupnya.