Home / Buletin Militer / DANDIM INGKATKAN BAHAYANYA NARKOBA KEPADA SISWA SMKN

DANDIM INGKATKAN BAHAYANYA NARKOBA KEPADA SISWA SMKN

NUNUKAN. Dandim 0911/Nunukan (Nnk) Letkol Czi Abdillah Arif selaku Pembina Upacara yang diikuti 1.130 orang terdiri dari seluruh siswa kelas X, XI, dan XII dan para guru serta staf wita bertempat diLapangan Upacara SMK N 1 Nunukan Jalan Sei Fatimah Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan, Senin (29/1/2018).

Dandim 0911/Nnk mengucapkan, “Ini merupakan pertama kalinya saya mendatangi ke sekolah dan menjadi pembina upacara kepada adik-adik sekalian, untuk itu saya ucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan. Semoga kedepan kita selalu diberikan kesehatan serta menjadi yang terbaik dalam melakukan kegiatan apapun”, tutur Dandim.

“Situasi terkini yang sedang kita alami bersama adalah berkembang pesatnya teknologi sehingga menyebabkan informasi yang beredar dari segala penjuru dunia terasa tiada batasnya. Itulah yang dinamakan World Borderless. Sehingga kita sebagai insan yang diberikan akal dan pikiran serta mampu memilah mana yang baik dan mana yang tidak baik. Untuk itu selalu bertindak cerdas dalam menggunakan jaring sosial atau sebagai penerima informasi tersebut”, tegas Dandim.

“Kita juga dihadapkan dengan adanya bahaya proxy war yang marak sekali pada saat ini, Proxy War adalah suatu bentuk perang yg menggunakan pihak ketiga (cara lain) melalui aspek Ipoleksosbudhankam. Seperti yg telah menjadi fenomena saat ini adalah Bahaya Narkoba yang bisa dikatakan merupakan suatu bentuk Proxy War yang disasarkan ke negara kita terutama generasi muda. Bentuk Proxy War lainnya bisa saja berupa kebudayaan yang bertolak belakang dengan adat ketimuran kita yang saat ini banyak diadopsi oleh generasi muda melalui kemajuan teknologi informasi yg merupakan keniscayaan”, jelasnya.

“Kita sebagai Generasi muda harus melawan dan menjauhi narkoba karena itu dapat merusak serta menghancurkan masa depan kita nantinya. Serta memegang teguh norma dan nilai Pancasila, sehingga apabila ada budaya yang tidak sesuai dengan Pancasila dapat kita cegah atau dihindari seperti contoh adanya fenomena LGBT”, tegaskan Dandim kepada seluruh siswa.

Dandim juga menambahkan diakhir arahan yakni “Tumbuhkan sifat arif dan bijaksana dalam menyikapi perkembangan pada saat ini. Selalu berbuat yang terbaik, tingkatkan keimanan dan ketakwaan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Buatlah Proposal hidup atau cita-cita dengan apa yang kita inginkan dan berusaha untuk mewujudkannya. Serta yang terakhir yakni ‚Äéhormatilah orang tua dan guru adik-adik sekalian sehingga dalam meraih apa yang dicita-citakan dapat berjalan dengan baik serta diridhai oleh Allah SWT”, tutup Dandim.