Home / Buletin Persit / TNI DAN PERSIT KCK TERJUN BANTU KORBAN BANJIR

TNI DAN PERSIT KCK TERJUN BANTU KORBAN BANJIR

SAMARINDA – Persit Kartika Chanda Kirana Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman dan Dharma Pertiwi mengunjungi korban banjir dan membawa bantuan di Kec. Loa Janan Ilir Jl. Barito dan Kec. Loa Kulu Kab. Kutai Kartanegara dusun I Sentuk desa Sungai Payang, Minggu (25/3/2018).

Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Kaltim belakangan, menimbulkan keprihatinan. Hujan deras yang melanda Samarinda, sejak Rabu (21/3/2018), membuat hampir seluruh kawasan di Samarinda dan Samarinda Seberang serta Kecamatan Loa Kulu Kab. Kutai Kartanegara tergenang banjir.

Untuk membantu korban bencana banjir tersebut, personel dari jajaran Korem 091/ Aji Surya Natakesuma (ASN) telah diturunkan ke lapangan, dimana untuk Kota Samarinda dan Samarinda Seberang dibantu oleh personel dari Kodim 0901/Samarinda dan Koramil setempat beserta Yonif 611/Awl, sementara air berangsur surut dan para prajurit mengadakan pembersihan pasca banjir.

Kecamatan Loa Kulu Kab. Kutai Kartanegara tepatnya di dusun I Sentuk desa Sungai Payang dibantu oleh personel dari Kodim 0906/Tenggarong dan Koramil setempat beserta Yonif 611/Awl masih dan sementara air belum menandakan surut.

Sedangkan Puluhan istri tentara yang tergabung dalam Persit Kartika Chanda Kirana Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman dan Dharma Pertiwi, turun ke lokasi banjir di Loa Kulu dengan membawa bantuan. Bantuan yang dibawa beras, mi instan, pakaian layak pakai, selimut dan kebutuhan lainnya.

Ketua Persit Kartika Chanda Kirana Koorcab Rem 091 PD VI Mulawarman dan Ketua Dharma Pertiwi  Ny. Irham Waroihan mengatakan “Kegiatan ini merupakan sebagai bentuk kepeduliaan kemanusiaan terhadap saudara – saudara kita yang tertimpa bencana banjir”.

Sebagai mahluk hidup atau manusia kita harus saling tolong menolong kepada sesama dan meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah dan kalau bukan kita siapa lagi.

Tujuan utama ke lokasi bencana yaitu untuk memberikan motivasi dan semangat untuk bangkit kembali dari keterpurukan kepada warga akibat tertimpa musibah bencana air bah atau banjir, ungkapnya.

“Semoga kita semua bisa menjalani dan menerima ujian ini. Yang terpenting kebersamaan, terutama membangkitkan semangat saudara-saudara kita disini agar tetap tabah dan semangat kembali,” ujarnya.