Home / Buletin Militer / OPERASI SEMBAKO DI PERBATASAN RI-MALAYSIA

OPERASI SEMBAKO DI PERBATASAN RI-MALAYSIA

SAMARINDA. Pengiriman perdana bahan makanan yang didukung dengan menggunakan angkutan udara Mabes TNI ke Kec. Krayan Kab. Nunukan Prov. Kaltara dilakukan sejak hari Rabu tanggal 04 April 2018 lalu.

Aksi pengiriman Perdana tersebut langsung ditindaklanjuti dengan gelar pasar murah oleh Koramil 0911-006/Kerayan yang ternyata bagi masyarakat Krayan baru pertama kali dilaksanakan.

Pasar murah tersebut langsung diserbu ibu ibu rumah tangga yang memang mengetahui harga bahan makanan yang dijual jauh dengan harga yang beredar di pasar, seperti minyak goreng yang dikonsumsi masyarakat pada umumnya minyak goreng curah Rp.15.000 dari Malaysia, sementara bila menggunakan minyak goreng kemasan Indonesia harga berkisar Rp. 30.000, oleh sebab itu Pasar Murah menjual minyak goreng kemasan Rp.15.000 separuh dari harga di Krayan.

Masyarakat Krayan yang mendatangi Pasar Murah pada hari kerja tersebut masih warga di sekitar Krayan Induk dan belum didatangi warga dari berbagai penjuru, namun 18 jenis dari 26.bahan makanan telah habis terjual antara lain seperti minyak goreng kemasan, gula merah, kecap, kacang tanah, tepung terigu, telur ayam dan sebagainya.

Seorang ibu rumah tangga an Ibu Elina dari Ds. Long Umung mengatakan bahan makanan di Pasar Murah sangat murah dan  sangat membantu masyarakat Krayan.

Selain itu, Bapak Andreas yang bekerja sebagai Sekdes Ds. Liang Tuer (lokasi Long Midang) yang dekat dengan perbatasan Malaysia juga mengatakan Pasar Murah ini benar benar membantu karena selama ini masyarakat Krayan mengandalkan bahan makanan dari Malaysia dan kalau bisa Pasar Murah ini tidak hanya sekali diadakan tapi kalau bisa berkesinambungan.

Dengan situasi dan kondisi perekononian di masyarakat Krayan, bantuan pengiriman bahan makanan dari Pasar Murah dan gelar Pasar Murah terus dilakukan oleh Koramil 0911-06/Kry sangat membantu kesulitan masyarakat perbatasan Krayan dan diharapkan dapat dilakukan setiap minggu secara berkelanjutan untuk membantu kesulitan bahan makanan masyarakat serta menghindari ketergantungan terhadap produk Malaysia