Home / Buletin Militer / KOREM 091/ASN GELAR UPACARA BENDERA TUJUH BELASAN BULAN APRIL 2018

KOREM 091/ASN GELAR UPACARA BENDERA TUJUH BELASAN BULAN APRIL 2018

SAMARINDA. Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), menggelar upacara penaikan bendera tujuh belasan Bulan April 2018 dipimpin Inspektur Upacara Kepala Staf Korem 091/ASN Kolonel Inf Frenky E. Riupassa S.Sos dan Komandan Upacara Danramil 0901-03 Samarinda Seberang Mayor Inf Herdin Purba. Upacara yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini diikuti seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jajaran Korem 091/ASN bertempat di Lapangan hijau Markas Korem 091/ASN Jl. Gajah Mada No 11 Samarinda Kaltim, Selasa (17/04/2018).

 Pada pelaksanaan upacara itu, Irup membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang menyampaikan bahwa dunia selalu berkembang dan berubah seiring dengan kemajuan yang dicapai oleh umat manusia, perubahan dan perkembangan tersebut dapat secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan, perkembangan yang cepat membuat tantangan tugas sebagai TNI semakin kompleks dan tuntutan kemampuan beradaptasi serta inovasi. Karena itu kita harus senantiasa memperhatikan perkembangan lingkungan baik nasional regional maupun global guna memahami segala hal yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan tugas.

Selain itu Panglima TNI menyampaikan salah satu tantangan yang akan di hadapi dalam waktu dekat adalah Pilkada serentak di 171 daerah di seluruh wilayah Indonesia, pada tahun ini pula rangkaian Pemilu 2019 akan dimulai, pesta demokrasi tersebut biasanya akan diiringi dengan peningkatan suhu politik.

Dengan tegas Panglima TNI menekankan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk tidak bersikap reaktif terhadap segala isu yang berkembang dan tetap fokus pada tugas yang diembankan kepada TNI.

“Prajurit TNI harus menjaga netralitasnya, hal ini tidak henti – hentinya saya tekankan, karena TNI adalah institusi strategis yang memiliki jangkauan sampai ke pelosok Nusantara dan mendapat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. Karenanya tugas TNI untuk mengamankan dan menjamin suksesnya pesta demokrasi tidak boleh dirusak oleh sikap yang tidak netral”, ucapnya.