Home / Buletin Militer / 25 Calon Bintara TNI-AD Asal Kutim, Ikuti Pembinaan di Makodim Sangatta

25 Calon Bintara TNI-AD Asal Kutim, Ikuti Pembinaan di Makodim Sangatta

SANGATTA. Menjelang masuk seleksi Calon Bintara TNI-AD, sebanyak 25 orang pemuda asal Kutim yang mendaftar sebaga calon Bintara TNI-AD tahun 2018, mengikuti pembinaan di Makodim 0909 Sangatta, Jum’at (11/5/2018).

Pembinaan yang meliputi kesehatan, mental dan ideology serta wawasan itu, bertujuan agar calon seleksi asal Kutim berhasil dalam seleksia. “Pembinaan untuk memberikan motivasi bagi para calon agar mengerti dan paham serta dapat mengikuti tes nanti sesuai pembinaan dari para pembina di Kodim Sangatta,” terang Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha.

Ditegaskan Dandim, banyak generasi muda Indonesia yang enggan masuk Tentara atau Polisi karena keburu minder. Tidak sedikit anak petani atau keluarga kurang mampu yang bisa masuk ke dalam lingkungan TNI bahkan mencapai prestasi luar biasa di pendidikan.

Dandim berharap semua putra Kutim yang sedang mengikuti seleksi baik menjadi Taruna Akmil maupun Bintara TNI-AD, berhasil dan menjadi kebangaan orang tua, daerah serta sekolah. “Kalian harus bisa membuktikan bahwa anak Kutim bisa menjadi anggota TNI yang kuat, siap mengabdi kepada bangsa dan negara serta membanggakan orang tua,” pesannya.

Kegiatan ini dibimbing Serma Mayor Misnan dan Sertu Jusrani, ke 25 peserta diantarnya 5 orang wanita tampak serius mengikuti pembinaan. Bahkan, meski baru bertemu dengan peserta lainnya, sudah tampak akrab.

Di pimbinaan yang mengedepankan ketahanan fisik, peseta wajib mengikuti lari selama 12 menit sejauh 3,2 Km, kemudian sit up, full up, pus up. Pembinaan lainnya di bidang ilmu pengetahuan terutama mengenai NKRI, Wawasan Kebangsaan, serta kewajiban sebagai anak bangsa. Namun, yang tak kalah menariknya di pembiaan mental dimana tim pendamping berusaha memberikan pengarahan akan arti sebagai prajurit TNI yang siap dan rela mengorbankan jiwa raganya untuk mempertahankan NKRI.

Sebelumnya sebanyak 5 orang warga Kutim belum lama ini mengikuti pembinaan menjelang seleksi Taruna Akmil tahun 2018.