Home / Buletin Militer / 173.397 Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2018 Amankan Idul Fitri

173.397 Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2018 Amankan Idul Fitri

Penajam .-Bertempat di Lapangan Upacara Mako Polres PPU. Jln Prop Km 9 Kel Nipah – Nipah Kec Penajam Kab. Penajam Paser Utara (PPU), telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Mahakam Tahun 2018 dengan Tema “Melalui apel gelar pasukan operasi ketupat Mahakam 2018 kita tingkatkan sinergi Polri dengan istansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1439 H’, -, Rabu,  (6/6/2018).

Dalam kegiatan tersebut dihadirin Bupati PPU Drs H Yusran Aspar, M.Si, Sekda PPU Drs H Tohar, MM, Dandim 0913 /PPU Letkol Czi Dwi Imam Subagiyo, ST.” Kapolres PPU AKBP Sabil Umar, SIK.” Wakapolres PPU Kompol Nina Ike herawati, Am,d,” Perwakilan kajari PPU Habel, SH.” Ws. Kasdim 0913 /PPU Kapten Inf Martono.” Pasi ops Dim 0913 /PPU Kapten Inf Imam Safii.” Danramil 0913 – 01 Kapten Inf Arif Sugito.” Danramil 0913-04/Sepaku Kapten Inf Priyanto,”  Danki C Raider 600 /Modang Kapten Inf Hazmi Quswen.” Pos POM Serma Kasyadi,”  Pos AL Peltu Deni Hamdani, ” Unsur SKPD, ” Para perwira Polres PPU. ”  Para Kapolsek se Kab. Penajam Paser Utara.

Amanat Kapolri yg dibacakan oleh Irup Bupati PPU Drs H Yusran Aspar, M.Si menyampaikan, Kegiatan apel ini sebagai salah satu operasi kepolisian terpusat yang merupakan Operasi Ketupat Tahun 2018 yang di selenggarakan secara serentak di seluruh Polda jajaran selama 18 hari mulai tanggal 7 sampai dengan 24 Juni 2018.

Operasi ini melibatkan sebanyak 173.397 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya dan Rencana perasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017 disertai analisa potensi gangguan kamtibmas di tahun 2018.

Kerawanan yang harus diwaspadai bersama. Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pada tahun 2017 secara umum stabilitas harga pangan dapat terjaga dan tidak terjadi kelangkaan bahan pangan sehingga dapat diwujudkan berkat kerjasama dari semua instansi terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), maupun Satgas Pangan Polri.

Permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik dari hasil survey jalan yang dilaksanakan oleh Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, maupun Dinas Jasa Marga, dan Pertamina, mendapati sekurangnya terdapat enam lokasi rawan macet pada jalur utama mudik lebaran.

Potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal,  dan hipnotis. Untuk itu, para Kasatwil diharapkan dapat Mengambil langkah pre-emtif maupun preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi yang ada agar seluruh Kasatwil dapat terus menerus berkoordinasi dengan pihak Basarnas, BMKG, dan pihak terkait lainnya, dalam upaya mengantisipasi dan mewaspadai potensi bencana alam.

 Ancaman tindak,” pidana terorisme guna mengantisipasi potensi aksi terorisme, saya menekankan kepada seluruh Kasatwil untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas (preemtif strike), melalui optimalisasi peran Satgas Anti Teror di seluruh Polda jajaran.

Termasuk pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri, serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian dan perkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personel pengamanan oleh personel bersenjata (buddy system).

Khususnya dalam mewujudkan keamanan secara umum, saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus menerus meningkatkan kerjasama dengan rekan – rekan TNI serta stakeholders terkait lainnya.

Menekankan kepada seluruh personel terutama pada titik rawan macet dan titik rawan kecelakaan, agar benar-benar melakukan pemantauan secara cermat dan Berbagai strategi bertindak yang telah ditetapkan agar diikuti dengan baik serta optimalkan pelayanan pada 3.097 Pos Pengamanan, 1.112 Pos Pelayanan, 7 Pos Terpadu, dan 12 Pos Check Point yang tergelar selama penyelenggaraan operasi. Kabupaten Penajam Paser Utara.