Home / Buletin Militer / TMMD: Sinergi Pemkot, TNI, dan Warga

TMMD: Sinergi Pemkot, TNI, dan Warga

BONTANG. Pemandangan berbeda tersaji di Sungai Bontang yang mengalir di Jalan KS Tubun. Anggota TNI yang biasa terlihat memanggul senjata, sibuk membuat turap. Beberapa warga turut ambil bagian.

Pembuatan turap sepanjang 135 meter dan tinggi 3,5 meter tersebut merupakan bagian dari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102. Ada tiga kegiatan fisik yang dilakukan. Dua lainnya adalah pembangunan turap Masjid Nurul Jariah, Kelurahan Loktuan, panjang 20 meter dan tinggi 3,4 meter. Serta pemasangan paving block Gereja Kemah Injil Haleluya Indonesia, Kelurahan Gunung Telihan, seluas 650 meter persegi, Kamis (12/7/2018).

“Kalau kegiatan nonfisik kami lakukan sosialisasi wawasan kebangsaan, penyuluhan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, sosialisasi bahaya kebakaran hutan dan lahan, sosialisasi kerukunan hidup beragama, dan lainnya,” kata Dandim 0908/Btg Letkol Arh Gunawan Wibisono.

TMMD resmi dibuka kemarin (10/7) oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Upacara pembukaan dilangsungkan di Lapangan Bontang Mangrove Park TNK. Dengan peserta upacara dari TNI, kepolisian, LSM, pelajar, mahasiswa, PNS, Satpol PP, dan organisasi lain.

Neni mengungkapkan, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, TMMD telah banyak memberikan pelajaran tak ternilai tentang berharganya gotong royong. Terutama dalam membangun Bontang.

“Ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa. Insyaallah kegiatan ini mempermudah Pemerintah Kota Bontang untuk terus melakukan pembangunan,” ucapnya.

Sementara itu, Dandim 0908 Bontang Letkol Arh Gunawan Wibisono, yang juga Komandan Satgas TMMD ke-102 melaporkan, yang terlibat dalam TMMD ada beberapa unsur. Selain prajurit Kodim 0908/Btg, ada TNI AL, Denarhanud Rudal-002, Yonif 611/Awang Long, Subdenpom VI/1-2, Polri, dan warga. “Kami berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat,” tuturnya.

TMMD akan dilangsungkan selama 30 hari. Mulai 10 Juli sampai 8 Agustus. Dikatakan, TMMD ke-102 untuk wilayah Kodam VI/Mlw dilaksanakan di tiga lokasi. Selain Bontang, juga dilakukan di Nunukan dan Kalimantan Selatan. Karena dilaksanakan 2 tahun sekali, maka dilakukan secara bergantian.

Dandim menerangkan, TMMD merupakan program TNI dalam membantu pemerintah daerah. Namun, jika pemerintah daerah memiliki proyek pembangunan dan ingin melibatkan TNI, pihaknya akan dengan senang hati membantu. “Ini kan sebagai karya bakti kami terhadap negeri. Hanya untuk TMMD ini sudah dijadwalkan dalam kurun waktu tertentu,” ungkapnya.