Home / Buletin Militer / Irdam VI Mulawarman Tutup TMMD 102 Di Perbatasan

Irdam VI Mulawarman Tutup TMMD 102 Di Perbatasan

NUNUKAN – Tepat 30 hari TMMD wilayah perbatasan ke 102 yang digelar oleh Kodim 0911/Nunukan bekerjasama dengan pemda Nunukan serta unsur terkait lainnya hari ini resmi ditutup, Rabu (8/8/2018).

Irdam VI/Mulawarman Kolonel Inf Rosidin, M.Si. (Han) memimpin langsung jalannya upacara penutupan yang berjalan dengan khidmat tersebut. Irdam tidak hanya sendiri, beliau ditemani oleh LO TNI-AL Kodam VI/Mlw Kolonel laut (P) Daniel Mujirahadi sehingga membuat suasana semakin manunggal dan sinergi.

Unsur yang menyambut dari Kabupaten Nunukan teridir dari Dandim 0911/Nnk Letkol Czi Abdillah Arif berserta Ibu, Kapolres Nunukan diwakili oleh Kapolsek Sebuku Akp Sharil, Danlanal Nunukan diwakili oleh Kapten Cpm Tegar, Wakil bupati Nunukan Ir. H.Faridil Murad, Kadis PU Nunukan Ir. H. Sofyang, Anggota DPRD Kab. Nunukan Lewi S.Sos dan Staf Protokol Wakil Bupati Nunukan serta Staf Humas Wakil Bupati Nunukan.

Bukan hanya para pejabat para Kepala Desa se Kecamatan Sembakung, Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat desa Tujung Kec Sembakung turut hadir memenuhi lapangan Desa Tujung.

Pemberian kalung Cindera mata dari Penari Adat Dayak Agabag sebagai oenanda selamat datang kepada Irdam dan rombongan di Desa Tujung. Selanjutnya seluruh rombongan bergerak menuju Ruang Transit di BPU Desa Tujung Kec. Sembakung.

Pada pukul 09.20 wita upacara penutupan TMMD Ke 102 wilayah perbatasan tahun 2018 dimulai. Upacara berjalan dengan penuh ketertiban dan sukses sesuai rencana.

Pembacaan laporan hasil Pelaksanaan TMMD Wiltas Ke 102 tahun 2018 oleh Dandim 0911/Nnk Letkol Czi Abdillah Arif, S.I.P serta dengan dilanjutkannya penandatanganan Naskah hasil kegiatan membuat upacara penutupan resmi selesai dilaksanakan dengan sukses dan tuntas.

Dalam amanatnya Kolonel Inf Rosidin menyampaikan poin penting atas terlaksananya kegiatan TMMD ini. Pelibatan TNI dalam program pemerintah pada dasarnya telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, khususnya tentang tugas TNI pada OMSP yaitu memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta dan membantu tugas pemerintah di daerah, khusus-nya dalam aspek pembangunan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, TNI AD berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam upaya peningkatan kesejahtera-an rakyat dan mewujudkan kemanung-galan TNI-Rakyat sebagai kekuatan pertahanan. Meskipun tugas pokok tentara adalah menjadi yang terdepan di masa konflik, namun di masa damai tentara juga wajib berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dimanifestasikan diantaranya dengan turun ke lapangan membantu program pembangunan dan kesulitan rakyat, karena masa damai pada hakekatnya adalah masa persiapan untuk perang.

Selanjutnya, untuk lebih mempererat hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dengan rakyatnya, maka para anggota Satgas TMMD saya wajibkan tidur di rumah dan makan bersama masyarakat dengan memanfaatkan ULP Prajurit yang telah diberikan oleh Komando Atas. Sejarah perjuangan Bangsa kita telah membuktikan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan. Sampai kapanpun, roh TNI adalah rakyat karena tanpa rakyat, TNI bukanlah apa-apa.

Sebagai penutup, izinkan saya menyampaikan sejumlah pesan dan harapan sebagai berikut Pertama, pertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat dengan selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan masalah serta memberikan kontribusi untuk kesejah-teraan masyarakat. Jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Bangsa.

Kedua, tingkatkan semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini sebagai upaya menjaga Imunitas Bangsa guna menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketiga, pelihara hasil program TMMD ke-102 ini, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Keempat, kepada para Dansatgas TMMD ke-102, lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelak-sanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang.

Dan kelima, kepada para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras kalian. Dengan selesainya kegiatan ini, segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keama-nan selama dalam perjalanan.

Selesai upacara acara tambahan digulirkan dengan agenda menyuguhkan Tarian Adat Dayak, Penyerahan Bantuan Tali Asih, Pemberian Penghargaan kepada perusahan yang membantu kegiatan TMMD Wiltas ke 102 tahun 2018, Foto Bersama, Peninjauan kegiatan Baksos dan Bazar serta Peninjauan Giat Fisik TMMD.

Sumber 0911 Nnk