SALING TOLERAN, PESAN-PESAN PRESIDEN YANG DIBACAKAN KASREM 091/ASN

Print

 

SAMARINDA. Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir Soekarno, lalu Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila pada 18 Agustus 1945.

 

Merupakan jiwa besar para founding fathers, ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara, sehingga dapat membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan seluruh warga.

 

Hal itu di bacakan Kasrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Kolonel Arh Rikas Hidayatullah pada amanat Presiden RI Ir H Joko Widodo, yang bertindak selaku inspektur upacara, memperingati hari lahir Pancasila di lapangan Makorem 091/ASN, jalan Gajah Mada, Kamis (1/6/2017).

 

Dalam amanat tersebut, Presiden mengingatkan kodrat bangsa Indonesia adalah ke-beragaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman.

 

Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah ke-Bhinneka Tunggal Ika-an kita.

 

”Kita juga harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang anti Pancasila, anti UUD 1945, anti NKRI, anti Bhinneka Tunggal Ika," Ucap Kasrem.

 

"Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi Indonesia," tegasnya.

 

Presiden berpesan, dalam amanat tersebut, untuk menjaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara masyarakat.

 

Saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan Indonesia.

 

Sementara itu, perangkat upacara diantaranya, bertugas sebagai Komandan upacara Mayor Inf Fredy Feregrina, Perwira upacara Mayor Inf Tejo Purnanto dan pembaca UUD RI 1945 Letda Cku Yudi.

 

Untuk pasukan upacara terdiri dari kelompok Pamen, Pama/Bati/Kowad, Korsik Ton Denpom VI/1, Kodim 0901/Samarinda, Balak Aju, Korem 091/ASN, Yonif 611/Awang Long, ASN putra dan putri.

 

(Penrem 091/ASN).

 

 

 

Translate

Saat ini

June

23

Friday

Pencarian

Visitors

TodayToday138
YesterdayYesterday604
This_WeekThis_Week2479
This MonthThis Month6318
TotalTotal445239
Your IP 107.22.17.220
UNKNOWN

Online

We have 6 guests and no members online