Home / Sejarah

Sejarah

Sejarah Korem 091/Aji Surya Natakesuma

SEJARAH KOREM 091/AJI SURYA NATAKESUMA

Korem 091/Aji Surya Natakesuma sebagai salah satu Sub Kompartemen Strategis yang bermarkas di Samarinda ini, dibentuk pada tanggal 11 Nopember 1980 dengan Markas Komandonya yang pertama berkedudukan di Tarakan, sehingga tanggal 11 Nopember dijadikan sebagai Hari Jadi Korem 091/ Aji Surya Natakesuma.

Pengabadian nama Aji Surya Natakesuma, diambil dari nama seorang Raja Kerajaan Berau. Menurut catatan sejarah, Aji Surya Natakesuma bernama Badit di Patung, anak dari Nini Barito Kepala pemerintahan di Sungai Lati dan setelah diangkat menjadi Raja mendapat gelar Raden Aji Surya Natakesuma.

Pada awal pembentukannya, Korem 091/Aji Surya Natakesuma secara taktis maupun administrasi berada dibawah kendali Kodam IX/Mulawarman yang bermarkas di Balikpapan sebagai markas sementara sebelum selesainya pembangunan Markas Korem di Tarakan, dan menempati eks Makodam IX/Mulawarman dan selama pejabat Danrem belum ada, maka Pangdam IX/Mulawarman menunjuk Kepala Staf Korem 091/Aji Surya Natakesuma sebagai koordinatornya.

Pada tanggal 2 Juni 1981 berdasarkan Surat Perintah Pangdam IX/Mulawarman Nomor Sprin/423-spres/VI/1981, diangkatlah Kolonel Czi Sukardi sebagai Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma yang Pertama. Tiga tahun setelah pembentukannya, yaitu tepatnya pada tanggal 20 Desember 1984, Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma diperintahkan untuk segera menyusun, membentuk dan mendirikan Makorem secara komplit di Balikpapan. Perintah ini didasarkan atas adanya reorganisasi dijajaran TNI AD dimana penggunaan personel harus bersifat efektif dan efisien, serta harus mampu untuk mengemban tugas pokok TNI AD khususnya di wilayah jajarannya. Balikpapan dianggap lebih sesuai sebagai Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma, karena kota ini mempunyai nilai strategis yang memiliki banyak obyek-obyek vital baik nasional maupun daerah, maka pada Bulan Pebruari 1985 Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma dipindahkan dari Tarakan Ke Balikpapan.

Berdasarkan Surat Keputusan Kasad nomor Skep/4/I/1985 dan Telegram Kasad nomor ST/460/185 tanggal 27 Maret 1985, maka pada tanggal 1 Mei 1985 di Banjarmasin, dilaksanakan upacara Likuidasi Kodam, yang semula terdiri 3 (tiga) Kodam yaitu: Kodam IX/Mulawarman, Kodam X/Lambung Mangkurat dan Kodam XII/Tanjungpura menjadi 1 (satu) Kodam yaitu Kodam VI/Tanjungpura.

Seiring dengan terbentuknya Kodam VI/Tanjungpura sebagai satu-satunya Kompartemen Strategis di Kalimantan, maka secara otomatis status Korem 091/Aji Surya Natakesuma beserta jajarannya menjadi organik dari Kodam VI/Tanjungpura. Dengan terbentuknya Kodam VI/Tanjungpura yang semula bermarkas di Banjarmasin dan diredislokasikan ke Balikpapan, dan selanjutnya pada tanggal 11 pebruari 1985, Makorem 091/Aji Surya Natakesuma dipindahkan dari Balikpapan ke Samarinda, dengan pertimbangan Samarinda merupakan ibu kota dari provinsi Kalimantan Timur.   

Berdasarkan Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor: Perkasad/17/V/2010 tanggal 27 Mei 2010, maka pada tanggal 27 Juni 2010 dilaksanakan upacara likuidasi Kodam VI/Tanjungpura menjadi 2 Kodam yakni Kodam XII/Tanjungpura dengan wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah dan Kodam VI/Mulawarman dengan wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara.

Korem 091/Aji Surya Natakesuma, terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf  TNI Angkatan Darat nomor Skep/622/XI/1981, dengan mengesyahkan Dhuaja Korem 091/Aji Surya Natakesuma sebagai lambang kehormatan, keluhuran dan kebanggaan serta kejayaan dengan Sasanti “PRAJA MANGGALA GAPURANING NEGARA” Berpegang Teguh Dalam Melaksanakan Tugas Negara dan Bangsa dengan Tidak Meninggalkan Nilai-Nilai Tingkah Laku dan Etika serta Sopan Santun.

Korem 091/Aji Surya Natakesuma mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan, menyelenggarakan pembinaan teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan di darat dan menjaga keamanan wilayahnya dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam VI/Mulawarman. Selain tugas pokok, Korem 091/Aji Surya Natakesuma juga mempunyai beberapa fungsi yaitu :

  • Fungsi Utama meliputi  Pertempuran, Pembinaan Kekuatan Satuan, Pembinaan Teritorial.
  • Fungsi Organik Militer meliputi Intelijen, Operasi, Latihan, Personel, Logistik, Teritorial.
  • Fungsi Organik Pembinaan meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, Pengendalian dan Pengawasan.

Berdasarkan Surat Mensesneg Nomor B-125/M.Sesneg/D-4/PU.12/03/2012 tanggal 7 Maret 2012 tentang persetujuan peningkatan kepangkatan dalam jabatan Danrem di wilayah tertentu dari Kolonel menjadi Pati Bintang Satu dan Surat Kepala Staf Angkatan Darat Nomor B/2271/IX/2011 tanggal 28 September tentang usulan ulang permohonan peningkatan pangkat jabatan Danrem dari Kolonel menjadi Brigade Jenderal TNI, maka secara resmi pada tahun 2012 Korem 091/Aji Surya Natakesuma di jabat Danrem berpangkat Brigade Jenderal TNI.

Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma, didalam melaksanakan tugasnya,  dibantu oleh seorang Kepala Staf, yang membawahi beberapa staf yang dikepalai oleh seorang Kepala Seksi dengan pangkat Kolonel yaitu: Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Operasi, Kepala Seksi Personel, Kepala Seksi Logistik dan Kepala Seksi Teritorial.   Selain itu Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma, juga dibantu oleh beberapa Staf Pelayan antara lain: Kepala Sekretariat Umum, Komandan Detasemen Markas, Kepala Informasi dan Pengolahan Data, Kepala Jasmani, Kepala Pembinaan Mental, Kepala Penerangan dan Perwira Hukum.

Korem 091/Aji Surya Natakesuma membawahi 12 (Dua Belas)Satuan Komando kewilayahan (Kodim) yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara serta 1 (Satu) Satuan Tempur yaitu Batalyon Infanteri 611/Awang Long yang berkedudukan di Samarinda.

 Satuan-satuan yang berada di bawah Korem 091/Aji Surya Natakesuma adalah sebagai berikut :

1. KODIM 0901/SAMARINDA. Kodim ini terletak di kota Samarinda yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur. Kodim ini membawahi 4 Koramil.

2. KODIM 0902/TANJUNG REDEB. Kodim ini terletak di Kabupaten Berau dengan Ibu Kota Tanjung Redeb. Kodim ini membawahi 8 Koramil.

3. KODIM 0903/TANJUNG SELOR. Kodim ini terletak di Kabupaten Bulungan, meliputi dua wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Bulungan dengan Ibu Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Tana Tidung dengan Ibu Kota Tideng Pale. Kodim ini membawahi 4 Koramil.

4. KODIM 0904/TANAH GROGOT. Kodim ini terletak di Kabupaten Paser dengan Ibu Kota Tanah Grogot. Kodim ini membawahi 6 Koramil.

5. KODIM 0906/TENGGARONG. Kodim ini terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Ibu Kota Tenggarong. Kodim ini membawahi 13 Koramil.

6. KODIM 0907/TARAKAN. Kodim initerletak di Kota Tarakan. Kodim ini membawahi 2 Koramil.

7. KODIM 0908/BONTANG. Kodim initerletak di Kota Bontang. Kodim ini membawahi 3 Koramil.

8. KODIM 0909/SANGATTA. Kodim ini terletak di Kota Sangatta Kabupaten Kutai Timur. Kodim ini membawahi 5 Koramil.

9. KODIM 0910/MALINAU. Kodim ini terletak di Kota Malinau Kabupaten Malinau. Kodim ini membawahi 5 Koramil.

10.KODIM 0911/NUNUKAN. Kodim initerletak di Kota Nunukan Kabupaten Nunukan. Kodim ini membawahi 6 Koramil.

11.KODIM 0912/KUTAI BARAT. Kodim ini terletak di Kota Sendawar Kabupaten Kutai Barat. Kodim 0912/Kubar membawahi 13 Koramil.

12.KODIM 0913/PANAJAM PASER UTARA. Kodim ini terletak di Kabupaten Panajam. Kodim 0913/ Panajam Paser Utara membawahi 4 Koramil.

13.BATALYON INFANTERI 611/AWANG LONG. Batalyon ini adalah Satuan Tempur yang berada dibawah kendali Korem 091/Aji Surya Natakesuma yang bermarkas di Loa Janan.

Disisi lain Korem 091/Aji Surya Natakesuma bertugas sebagai Komando Pelaksana Operasi Pengamanan  Perbatasan Republik-Malaysia sesuai Surat Telegram Pangdam VI/Tanjungpura Nomor ST/374/2007 tanggal 13 Juni 2007 tentang perintah untuk melaksanakan Pengamanan Wilayah Darat Indonesia-Malaysia di Kalimantan Timur.

Daerah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, terletak memanjang dari Timur sampai dengan Barat, bahkan terdapat perbatasan yang melalui sebuah pulau kecil, yakni pulau Sebatik. Bagian utara pulau ini adalah wilayah Malaysia dan bagian Selatan merupakan  wilayah Indonesia.

Adapun tugas pokok Korem 091/Aji Surya Natakesuma sebagai Komando Pelaksana Operasi Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia di Kalimantan Timur dan Kalimanatan Utara adalah, melaksanakan operasi pengamanan perbatasan, mencegah dan menindak setiap terjadinya pencurian dan perusakan sumberdaya alam di daerah perbatasan, mencegah dan menindak setiap upaya perusakan dan penggeseran patok-patok tugu batas negara, mencegah dan menindak setiap upaya teror, sabotase dan infiltrasi melalui perbatasan, memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan dan kewibawaan pemerintah didaerah perbatasan, memelihara dan meningkatkan kerjasama pengamanan perbatasan dengan Tentara Diraja Malaysia.

Dalam mengemban tugas tersebut Kolakops Korem 091/Aji Surya Natakesuma diperkuat oleh 2 (dua) Satgas Pamtas dan 3 (tiga) Satgas Teritorial. Saat ini terdapat 2 (dua) Batalyon Infanteri, yang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia -Malaysia di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Pamtas menggelar pasukannya di 35 pos perbatasan termasuk Pos Gabungan Bersama Indonesia-Malaysia  di Seliku, Bakalalan, dan  Simanggaris sebagai wujud pengamanan wilayah yang bersifat statis dan melakukan patroli secara terencana bersifat aktif sesuai sektor pos masing-masing. Garis perbatasan antar Negara, sepanjang 1.038 km yang menjadi tanggung jawab Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan mencakup 3 Kabupaten, yakni Kabupaten Nunukan panjang perbatasan 497.0 km dengan 18 Pos Pamtas dan 7.779 patok, Kabupaten Malinau panjang perbatasan 488,7 km dengan 17 Pos Pamtas dan 5.113 patok serta Kabupaten Mahakam Ulu panjang perbatasan 52,3 km dengan 1 Pos Pamtas dan 652 patok. Jumlah patok batas secara keseluruhan yang terdapat disepanjang perbatasan sebanyak 13.544 patok.

Dihadapkan dengan tantangan tugas, para prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan tidak cukup hanya sekedar melaksanakan tugas pengamanan wilayah, namun juga dituntut tugas tambahan antara lain, memberikan pengertian dan pemahaman tentang pentingnya dokumen keimigrasian apabila ada masyarakat yang hendak melintasi perbatasan, mensosialisasikan pentingnya hutan bagi kelestarian lingkungan hidup, turut dalam upaya memajukan pendidikan masyarakat melalui kegiatan belajar mengajar di sekitar Pos Pengamanan Perbatasan maupun di sekolah-sekolah untuk menumbuhkan sikap cinta tanah air, membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, melaksanakan kegiatan agama bersama masyarakat, karya bhakti. Selain itu prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan juga dituntut untuk menampilkan tingkah laku sopan santun, sifat tauladan dan menghormati adat istiadat yang berlaku di masyarakat serta melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang dapat memberikan nilai positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Demikian sekilas profil Korem 091/ Aji Surya Natakesuma Jayalah selalu didalam setiap langkahnya menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di wilayah darat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“PRAJA MANGGALA GAPURANING NEGARA”

Berpegang Teguh Dalam Melaksanakan Tugas Negara dan Bangsa Dengan Tidak Meninggalkan Nilai-Nilai Tingkah Laku dan Etika serta Sopan Santun.